TUGAS UAS KOMUNIKASI BISNIS

Nama : Radifan Syauqi W.P
Kelas : MIBM 3A
NIM : 163140814111025

Belajar lobi dan nego :
Dalam lobi itu sendiri, lobi adalah suatu upaya pendekatan yang dilakukan untuk mempengaruhi dengan tujuan kepentingan tertentu. Dalam perkembangannya lobi dimaknai sebagai pendekatan (approach). Lobi adalah pendekatan awal yang menjurus ke suatu tujuan yang menguntungkan, baik satu ataupun kedua belah pihak. Kegiatan lobi dapat dilakukan secara individual maupun kelompok dengan sasaran lobi juga bisa individu yang berpengaruh, kelompok, lembaga pemerintahan (legislative, eksekutif maupun yudikatif) dan lembaga/organisasi non pemerintah dan, perusahaan swasta. Setelah mengetahui seluk beluk dari lobi, kita akan membahas negoisasi. Pengertian negosiasi menurut Hartman, merupakan suatu proses komunikasi antara dua pihak, yang masing-masing mempunyai tujuan dan sudut pandang mereka sendiri, yang berusaha mencapai kesepakatan yang memuaskan kedua belah pihak mengenai masalah yang sama. Sedangkan menurut Casse, negosiasi adalah prosesdimana paling sedikit ada dua pihak dengan persepsi, kebutuhan, dan motivasi yang berbeda mencoba untuk bersepakat tentang suatu hal demi kepentingan bersama. Setelah mengetahui seluk beluk dari keduanya, kita akan membahas manfaat dari lobi dan nego.
1.     Terciptanya jalinan kerja sama antar institusi atau badan usaha atau pun perorangan untuk melakukan suatu kegiatan atau usaha bersama atas dasar saling pengertian. Dengan adanya jalinan kerjasama inilah maka tercipta proses-proses transaksi bisnis dan kerja sama yang efektif.
2.     Meningkatkan relasi, reputasi, profesionalisme.
3.      Mempengaruhi pengambil keputusan agar keputusannya tidak merugikan para pelobi dari organisasi atau lembaga bisnis
4.      Lobi juga berfungsi untuk menafsirkan opini pejabat pemerintah yang kemudian diterjemahkan dalam kebijakan perusahaan

Wawancara :
Dalam lobi dan negoisasi, pasti dibutuhkan yang namanya wawancara dan berbincang bincang. Lalu wawancara menurut Dwyer (2003:474), adalah  alat untuk mengumpulkan informasi atau pertukaran informasi. Wawancara, merupakan percakapan yang terencana dengan tujuan tertentu, yang melibatkan dua orang. Bahkan, menurut bovee dan Thill (1983:415), setiap dua orang bertemu untuk mendiskusikan suatu masalah, berarti mereka terlibat dalam suatu wawancara. Setelah mengetahui apa itu dan pengertian dari wawancara, kita akan mengulas jenis jenis wawancara dalam bisnis.
1.     Wawancara yang Didominasi oleh Pertukaran Informasi
-Wawancara pekerjaan (job interview)
-Wawancara informasi (information interview)
-Wawancara yang bersifat membujuk (persuasive interview)
-Wawancara  bagi karyawan yang mengundurkan diri (exit interview)
2.     Wawancara yang Didominasi oleh Pertukaran Perasaan
-Wawancara evaluasi (evaluation interview)
-Wawancara pemberian nasihat (counseling interview)
-Wawancar untuk mengatasi konflik (conflict resolution interview)
-Wawancara teguran (diciplinary interview)
Dalam wawancara pun terdapat teknik-teknik dalam wawancara, yaitu :
1.     Wawancara Langsung ( Direct Interview)
Pada wawancara langsung pewawancara mengontrol secara terus menerus jalannya wawancara. Pewawancara menggunakan daftar pertanyaan yang telah dibuat sebelumnya. Semua yang diwawancarai mendapatkan pertanyaan yang sama, walaupun di antara mereka terdapat perbedaan-perbedaan, misalnya kemampuan, pengalaman, umur, dan lain-lain.
2.     Wawancara Tidak Langsung (indirect interview)
Dalam wawancara tidak langsung, pewawancara memberikan rangsangan atau umpan kepada pelamar untuk berbicara. Dengan demikian pewawancara memberikan pertanyaan yang berbeda untuk orang yang berbeda. dan lain-lain.


Public speaking dalam berbisnis:

Seorang pebisnis dalam perjalanan bisnisnya tentu saja akan berinteraksi dengan pelanggan maupun konsumen. Dari pelanggan dan konsumen tersebut tentu memiliki bermacam-macam karakter yang tentunya berbeda. Berbicara dengan klien baru atau orang lain dalam kerangka urusan bisnis jelas membutuhkan pengetahuan dan kemampuan yang mumpuni. Jika kita melakukan kesalahan dalam berkomunikasi ketika berbisnis, tentu akan fatal akibatnya. Pengertian public speaking secara umum adalah Kemampuan berbicara di depan umum yang merupakan sebuah keterampilan.
Dalam kegiatan ini biasanya berdasar dari sebuah latihan, pengalaman bebricara dan praktek berbicara di depan orang banyak. Dengan mempelajari dan menguasai public speaking , kita akan mendapat banyak manfaat khususnya dalam berbisnis, beberapa manfaat sebagai berikut :
-         Meyakinkan para klien untuk berbisnis dengan kita.
-         Memudahkan kita untuk berinteraksi dengan perusahaan besar yang lainnya.
-          Memudahkan kita untuk presentasi dihadapan para investor yang mau menanam saham ke perusahaan kita.
-         Memudahkan kita untuk memberi arahan kepada para karyawan.

Lalu tujuan dari public speaking adalah :
1.     Tujuan untuk memberi tahu audiens
2.     Tujuan untuk mendorong audiens
3.     Tujuan untuk meyakinkan audiens
4.     Tujuan untuk bertindak
5.     Tujuan untuk menghibur audiens




Manajemen meeting :
Dalam manajemen meeting kita harus mengerti dulu apa itu manajemen meeting, manajemen meeting atau rapat, adalah berkumpulnya sekelompok orang untuk menyatukan pemikiran guna melaksanakan urusan perusahaan. Rapat di bagi menjadi 2 yaitu rapat formal yang melibatkan empat orang atau lebih, dan Rapat organisasi dimaksudkan untuk berkomunikasi, perencanaan, penetapan kebijaksanaan, pengambilan keputusan, atau pemberian motivasi kepada armada penjualan. Dalam manajemen meeting terdapat tindakan tindakannya . yaitu :
1.presentasi
2.peragaan
3.diskusi terbuka
4.simulasi, dll
5.Mengembangkan Agenda (membuat topik yang dibahas sesuai dengan tujuan rapat)
6.Memepertimbangkan Waktu (lamanya rapat antara 1 sampai 2 jam).
7.Mempertimbangkan perencanaan lain ( menyiapkan bahan rapat,dll.)
Dalam rapat ini terdapat teknik-teknik yang membuat rapat berjalan lebih lancar.Rapat terdiri atas beberapa jenis, tergantung cara pandangnya atau segi peninjauannya.
Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam merencanakan suatu meeting, antar lain:

1.     Menjelaskan tujuan, satu atau kombinasi tujuan rapat harus ditentukan agar rapat efektif.
2.     Mengantisipasi hasil adalah hasil yang diduga diperoleh dari suatu rapat dengan tujuan tertentu.
3.     Memilih rencana tindakan, yang berkaitan dengan hasil yang diduga akan diperoleh


Public Relation :
Public Relations (PR) alias hubungan masyarakat (humas) merupakan bagian organisasi di perusahaan yang fungsinya lebih dari sekadar kontrol ketika bisnis mengalami kesulitan. PR juga merupakan pendekatan umum dalam rencana pemasaran suatu bisnis. Keberadaan PR sangat penting dalam menentukan keberhasilan bisnis.
Dalam public relation ini, memiliki kesinambungan dan hubungan yang penting dalam bisnis, berikut ini peranan public relation dalam bisnis :
1.      Communication Technician (Teknisi Komunikasi)
2.     Expert Prescriber (Penasehat Ahli)
3.     Communication Facilitator (Fasilitator Komunikasi)
4.     Problem Solving Facilitator (Fasilitator Pemecahan Masalah)

Untuk seorang public relation, harus memiliki kesiapan dan fungsi yang dapat berjalan dalam bisnis tersebut. Berikut fungsi dari public relation :
1.Mempersiapkan, wawancara pers dan publikasi lain
2.Menyusun rancangan naskah pidato.
3.Mempersiapkan presentasi pimpinan.
4.Memberikan brosur, poster, dan majalah intern

  Adapun  tujuan dilaksanakanya Public Relation adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang kegiatan perusahaan dengan cara mengembangkan sikap saling menghargai dan memperoleh opini publik yang mendukung atau menciptakan kerja sama berdasarkan hubungan kedalam maupun keluar.






Komunikasi Pemasaran :
  Pengertian komunikasi pemasaran menurut para ahli memang sangat beragam. Dalam merintis bisnis komunikasi hal hal yang sangat penting, komunikasi menjadi faktor penentu tercapainya tujuan bisnis yang kamu bangun. Tujuan yang sudah kamu tetapkan di awal merintis bisnis akan mudah tercapai bila kamu mampu berkomunikasi dengan baik dan efektif.

Komunikasi Verbal
 Komunikasi verbal merupakan komunikasi yang digunakan untuk memberikan informasi bisnis kepada pihak lain dengan menggunakan media tulis ataupun lisan. Jenis komunikasi ini memiliki struktur terartur dan terorganisir dengan baik. Sehingga pesan-pesan yang disampaikan bisa diterima dengan baik.

Contoh penggunaan komunikasi verbal dalam dunia bisnis seperti penyampaian pesan melalui surat, teknologi komunikasi modern,memo, rapat pimpinan, wawancara kerja, briefing kepada karyawan, dan presentasi, dan lain-lain.

Komunikasi Nonverbal
Menurut teori Antropologi, sebelum manusia berkomunikasi dengan kata-kata, mereka telah menggunakan komunikasi non verbal dalam gerakan-gerakan tubuh. Bahasa tubuh digunakan sebagai alat berkomunikasi dengan orang lain.

Beberapa contoh komunikasi non verbal seperti: sifat seseorang yang secara spontan berubah dengan mengerutkan dahi, raut wajah yang berubah, atau mata yang berkedip-kedip secara tidak kamu sengaja. Contoh lainya dari komunikasi non verbal adalah ketika kamu mendapat berita yang gembira, bagaimana reaksi kamu mendengar berita itu? Senang bercampur haru atau mungkin senang dan bahagia.


Email Dalam Bisnis :
Pengertian email sendiri adalah merupakan salah satu fasilitas atau aplikasi internet yang paling banyak digunakan dalam hal surat-menyurat. Hal ini dikarenakan e-mail merupakan alat komunikasi yang murah, cepat, dan efisien.
Sedangkan, e-mail marketing adalah cara pemasaran yang sering dilakukan oleh para pelaku bisnis online dengan memanfaatkan media email (surat elektronik). Email marketing ini dikirimkan kepada calon pelanggan yang belum pernah membeli produk, dan juga kepada pelanggan yang sudah menjadi pelanggan. Lalu email sendiri memiliki banyak sekali jenis jenis yang bisa digunakan dalam bisnis.
1.     Email gratis
2.     Email berbayar
3.     Email berbayar menggunakan nama perusahaan.
4.     Webmail
Lalu manfaat email sangat lah banyak dan berguna bagi pebisnis, fungsi email sendiri yaitu :
1.     Bersifat Pribadi
Email marketing yang bersifat pribadi/ personal biasanya akan mendapat perhatian lebih besar dari para pelanggan atau calon pelanggan. Saat pelanggan/ calon pelanggan merasa nyaman menerima email dari kita, maka akan jauh lebih mudah untuk menawarkan apapun pada mereka melalui email yang kita kirimkan.
2.     Informasi terkirim lebih cepat
Dengan email marketing, kita bisa menjangkau para pelanggan dalam waktu yang sangat cepat langsung ke email pribadi mereka sehingga hasilnya akan kita dapatkan lebih cepat.
3.     Biaya lebih Murah
Memang kita membutuhkan layanan dari penyedia email responder, namun biaya ini akan jauh lebih murah dan efektif dibandingkan jika kita menggunakan surat fisik. Tingkat responsive direct mail biasanya lebih tinggi, itulah sebabnya mengapa email marketing sangat menguntungkan.

info lebih lanjut kunjungi 



Komentar